kebaya
Sejarah [ sunting | sunting sumber ] Kartini muda bersama keluarganya. Di sini kebaya dikenakan oleh perempuan bangsawan Jawa pada abad ke-19. Bentuk paling awal kebaya berasal dari istana Kerajaan Majapahit yang dikenakan para permaisuri atau selir raja, sebagai sarana untuk memadukan pakaian kemben perempuan yang sudah ada–yaitu kain pembebat dan penutup dada perempuan bangsawan–menjadi lebih sopan dan dapat diterima. [1] Sebelum adanya pengaruh Islam, masyarakat Jawa pada abad ke-9 telah mengenal beberapa istilah untuk mendeskripsikan jenis pakaian, seperti kulambi ( bahasa Jawa : klambi , baju), sarwul ( bahasa Jawa : sruwal , celana), dan ken ( kain atau kain panjang yang dililit di pinggang). [1] Selama periode terakhir Kerajaan Majapahit, pengaruh Islam mulai berkembang di kota-kota pesisir utara Jawa sehingga perlu penyesuaian busana Jawa dengan agama...